Search This Blog

Sunday, September 15, 2019

Catatan hati sang perantau

Di negeriku merantau ialah budaya kami dari sejak dulu.Kami mencari rezeki ke seluruh negeri di Indonesia hingga ke pelosok dunia.Siapa sih yang tidak tau dengan orang Minang,lihat saja orang yang jualan nasi Padang ada dimana-manakan.
Kami orang Minang memang jiwanya merantau,selain dapat pengalaman yang banyak kami juga bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
   
Tapi kami tidak semudah itu untuk mencari rezeki di negeri orang,adakalnya kami merasakan pahitnya hidup mencari rezeki.Namanya pedagang pasti ada saatnya jualan kita tidak laku,susah senang kami tanggung sendiri.Demi keluarga,kami berjuang sekuat tenaga memenuhi kebutuhan keluarga dan ibu bapak dikampung.
     
Bagi orang perantau kami sangat merindukan kampung halaman tercinta,disanalah kenangan masa kecil yang indah dimulai,kami sangat merindukan kedua orang tua dan sanak saudara yang ada di sana.

Demi mencari uang kami rela meninggalkan itu semua demi masa depan yang akan datang. Walaupun kami jauh dari kampung halaman,tapi kami tidak akan pernah melupakannya.
     
Bagi orang yang penghasilannya banyak,tiap tahun mereka bisa pulang dan bahkan kapan pun dia mau.Bagi penghasilannya yang pas-pasan mereka belum tentu bisa pulang tiap tahun.Mereka bisa pulang jika uangnya sudah terkumpul dan kalau ada rezeki lebih.Kadang nasib orang itu berbeda-beda yang terpenting kita mensyukuri apa yang telah kita dapat.
     
Orang perantau memang butuh kesabaran yang luar biasa dalam menjalani hari-harinya di negeri orang,untuk mencari nafkah.Inilah kami yang akan selalu berjuang untuk membahagiakan keluarga dan anak cucu.

Doakan kami yo sanak mudah-mudahan kami perantau Minang dimudahkan untuk mencari rezeki dan mudah-mudahan bisa pulang kampung tahun depan bagi orang-orang yang sudah lama tidak pulang.
     
Pesan untuk perantau Minang dimana pun berada,tetap lah jadi orang yang baik jangan pernah tinggalkan kewajiban.Selalu jaga nama baik negerimu.

No comments:

Post a Comment

Menemukan Cinta dalam istikharah

Mencintai dan dicintai adalah fitrah manusia.Setiap orang berhak memilikinya tapi cinta tidak bisa dipaksakan,cinta yang sesungguhnya ialah...